2 jam yang lalu khayalanKu di
ledakkan oleh kibasan Pintu beruntun...yah angin berontak, disusul air
yang menetes berombongan sangaaaat sopan meski tanpa izin...bukan juga
gerimis. levelNya dibawah gerimis. durasiNya pun sangat singkat...bantal
dan guling Pun tebar pesona Mengajakku kencan seolah dia tahu kalo dari
tadi saya melirikNya...tapi Indo'ku(nenek) selalu Bilang, "femmali ku matinro assara'i tauE. makkaja setangE"kucoba melawan mataku yang dari tadi bertarung denga Nalarku... "tidak masuk akal, atas dasar apa pamaliNya?"
saya percaya, orang pendahulu masih terlalu lugu untuk menjelaskan kebenaran. jadi Ujung2Nya MITOS, Pamali, dan sejenisNya.
kucoba mengalahkan Hasrat. kualihkan untuk menengok dapur.secangkir TEH mungkin bisa menghibur..
Benar2 sore yang melankolis...
saya percaya, orang pendahulu masih terlalu lugu untuk menjelaskan kebenaran. jadi Ujung2Nya MITOS, Pamali, dan sejenisNya.
kucoba mengalahkan Hasrat. kualihkan untuk menengok dapur.secangkir TEH mungkin bisa menghibur..
Benar2 sore yang melankolis...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar